Buku Saku Jangan Pandang Masa Lalunya (Rumaysho)

Penerbit: Rumaysho


  • 13.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Saku Jangan Pandang Masa Lalunya


Muhammad Abduh Tuasikal, Penerbit Rumaysho 

Setiap orang mempunyai masa lalu yang berbeda, masa yang kelam bukan untuk diungkit kembali. Buku bercover gelap ini memaparkan langkah yang sebaiknya ditempuh dalam berhijrah, agar hijrah Anda tidak jalan di tempat (stagnan) dan menuju hijrah yang membahagiakan yakni semakin dekat dengan Allah dan Rasul-Nya.

Sebagai langkah awal dalam momentum hijrah ini, maka perbanyaklah bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla. Sebab tidak ada manusia yang lepas dari kubangan dosa, dan sebaik-baik orang yang salah ialah orang yang gemar bertaubat. Taubat adalah kembali kepada Allah dengan melepaskan hati dari belenggu yang membuatnya terus menerus melakukan dosa lalu melaksanakan semua hak Allah Ta’ala. Hakikat taubat yaitu perasaan hati yang menyesali perbuatan maksiat yang telah berlalu, lalu mengarahkan hati kepada Allah Ta’ala pada sisa umurnya serta menahan diri dari dosa. Melakukan amal shalih dan meninggalkan larangan adalah wujud nyata dari taubat.

Tahukah Anda ada syarat-syarat untuk diterimanya taubat. Yang pertama, taubat dilakukan dengan ikhlas, bukan karena makhluk atau untuk tujuan duniawi. Kedua, menyesali dosa yang telah dilakukan dahulu sehingga ia pun tidak ingin mengulanginya kembali. Ketiga, kembali taat, tidak terus menerus dalam berbuat dosa saat ini. Maksudnya, apabila ia melakukan keharaman, maka ia segera tinggalkan dan apabila ia meninggalkan sesuatu yang wajib, maka ia kembali menunaikannya. Dan jika berkaitan dengan hak manusia, maka ia segera menunaikannya atau meminta maaf. Dan syarat-syarat lainnya sebagaimana disebutkan dalam awal buku ini.

Taubatlah sebelum masa itu terlambat, Allah Ta’ala pertegas dalam firman-Nya,

وَلَيْسَتِ ٱلتَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ حَتَّىٰٓ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ إِنِّى تُبْتُ ٱلْـَٰٔنَ وَلَا ٱلَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

“Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.” Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (Surat An-Nisaa’: 18)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ تَابَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا تَابَ اللهُ عَلَيْهِ

“Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari tempat terbenamnya maka Allah akan menerima taubatnya.” (HR. Muslim)

Buku Saku Jangan Pandang Masa Lalunya, Muhammad Abduh Tuasikal, Penerbit Rumaysho, format buku softcover, tebal buku 106 halaman, ukuran buku 10 x 14.5 cm, berat buku packing +/- 150 gram, Harga Rp. 13.000,-

Kami Juga Merekomendasikan