Buku 11 Perilaku Istri yang Dibenci Suami (Zam-Zam)

Penerbit: Zam-Zam


  • 21.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku 11 Perilaku Istri yang Dibenci Suami

Abdullah al-Ju’aitsan, Zam-Zam

Istri ideal di mata suami itu seperti apa? Sebuah tanya yang sering menggelayut dalam benak mayoritas para istri. Mereka bersusah payah untuk meraih selera suami, namun terkadang kerap dijumpai yang namanya ‘bertepuk sebelah tangan’. Oleh karena itu, para ulama’ menyusun pelbagai buku yang menyoal bab ini. Harapannya adalah mampu melanggengkan hubungan pasutri untuk menuju ke arah yang lebih harmonis.

Penulis memaparkan sebelas perangai yang harus ‘diwaspadai’ oleh para istri, mari kita mengupasnya secara ringkas, pertama dan kedua: Istri yang sering menghina suami dan panjang lidah. Hati siapa yang tak luka, bila mendengar cacian. Anak kecil saja bisa sakit hati, lantas bagaimana dengan orang dewasa? Lebih sakit banget tentunya. Meski ditahan-tahan, disimpan-simpan hingga rapat (berharap tidak menyeruak ke permukaan). Tapi toh suatu saat akan keluar juga. Sebelum gunung api meletus, maka diharapkan para penghuni disekitarnya (baca: istri) untuk segera ancang-ancang lari.

Rasulullah mengingatkan Anda para wanita untuk senantiasa menjaga lisan dalam beberapa sabdanya:

إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ فَإِنَّ الْأَعْضَاءَ كُلَّهَا تُكَفِّرُ اللِّسَانَ فَتَقُولُ اتَّقِ اللَّهَ فِينَا فَإِنَّمَا نَحْنُ بِكَ فَإِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا وَإِنْ اعْوَجَجْتَ اعْوَجَجْنَا

“Jika anak Adam memasuki pagi hari sesungguhnya semua anggota badannya berkata merendah kepada lisan, ‘Takwalah kepada Allah di dalam menjaga hak-hak kami, sesungguhnya kami ini tergantung kepadamu. Jika engkau istiqamah, maka kami juga istiqamah, jika engkau menyimpang (dari jalan petunjuk), kami juga menyimpang.’ ” (H.R. at-Tirmidzi, no. 2407; dihasankan oleh Syaikh Salim al-Hilali di dalam Bahjatun Nazhirin, 3/17, no. 1521) (Jami’ul ‘Uluum wal Hikam, 1/511-512)

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” [HR. al-Bukhari (no. 6475) dan Muslim (no. 47)]
Baru dua yang kita bahas, dan tentu masih banyak lagi yang lainnya. Terakhir, sebuah nasihat yang hendaknya dijabat erat oleh para istri dalam mengarungi bahtera rumah tangganya, suatu kali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada bibinya Hushain bin Mihshan radhiyallahu ‘anhuma,

أَذَاتُ زَوْجٍ أَنْتِ ؟ قَالَتْ : نَعَمْ قَالَ : فَكَيْفَ أَنْتِ لَهُ ؟ قَالَتْ : مَا آلُوهُ إِلاَّ مَا أَعْجَزُ عَنْهُ قَالَ : انْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ ، فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ

“Apakah engkau memiliki suami? Dia berkata: Ya. Beliau bersabda: Bagaimana posisimu baginya? Dia berkata: Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali yang aku tidak mampu untuk menunaikannya. Beliau bersabda: Perhatikan kedudukanmu bagi suamimu, karena sesungguhnya ia adalah Surgamu dan Nerakamu.” [HR. an-Nasaa’i dalam as-Sunan al-Kubra, Shahihut Targhib: 1933]

Imam al-Munawi rahimahullah berkata, “Maknanya: Suamimu adalah sebab yang memasukkanmu ke Surga karena keridhaannya kepadamu, dan sebab yang memasukkanmu ke Neraka karena kemarahannya kepadamu, maka perbaguslah dalam mempergaulinya dan janganlah menyelisihi perintahnya yang bukan maksiat kepada Allah.” [Faidhul Qadir, 3/78].

Buku 11 Perilaku Istri Yang Dibenci Suami,  Penulis: Abdullah Al-Ju'aitsan, Penerbit: Zam-Zam, cetak edisi softcover, tebal buku 145 halaman, ukuran buku 14 x 16 cm, dan dengan berat buku 325 gram, Harga Rp. 21.000,-


Kami Juga Merekomendasikan