Buku Adab Bertemu, Salam, Dan Jabat Tangan (Pustaka Ibnu Umar)

Penerbit: Pustaka Ibnu Umar


  • 8.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Adab Bertemu, Salam, Dan Jabat Tangan

Oleh: Syaikh Ali bin Nayif asy-Syuhud, Pustaka Ibnu Umar

Islam agama yang sempurna dalam mengerjakan kebaikan, tidak ada perkara yang luput dari pantauan syari’at. Termasuk dalam bab yang dibahas dalam tema kita kali ini; ‘Bertemu-Salam-Jabat Tangan’;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Senyum yang engkau berikan kepada saudaramu terhitung sedekah.” (HR. at-Tirmidzi dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’). Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Janganlah kamu menganggap remeh suatu kebaikan, walaupun hanya sekedar bermanis muka ketika kamu menemui saudaramu.” (HR. Muslim, (2626) dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada enam: Jika kamu bertemu dengannya kamu mengucapkan salam…” (HR. Muslim , (5778) dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebarkanlah salam di antara kalian, niscaya kalian saling mencintai.” (HR. al-Hakim; (IV/167:168) disetujui oleh adz-Dzahabi dari Abu Musa)

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ سَلَامٍ قَالَ: لَمَّا قَدِمَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِيْنَةَ ، اِنْجَفَلَ النَّاسُ إِلَيْهِ ، وَقِيْلَ : قَدِمَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَجِئْتُ فِي النَّاسِ لِأَنْظُرَ إِلَيْهِ ، فَلَمَّا اسْتَبَنْتُ وَجْهَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَرَفْتُ أَنَّ وَجْهَهُ لَيْسَ بِوَجْهٍ كَذَّابٍ ، فَكَانَ أَوَّلَ شَيْءٍ تَكَلَّمَ بِهِ أَنْ قَالَ: (( يَا أَيُّهَا النَّاسُ ، أَفْشُوْا السَّلَامَ ، وَأَطْعِمُوْا الطَّعَامَ ، وَصِلُوْا الْأَرْحَامَ ، وَصَلُّوْا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ ، تَدْخُلُوْا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ )).

Dari ‘Abdullah bin Salam, ia berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, orang-orang segera pergi menuju beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam (karena ingin melihatnya). Ada yang mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah datang, lalu aku mendatanginya ditengah kerumunan banyak orang untuk melihatnya. Ketika aku melihat wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, aku mengetahui bahwa wajahnya bukanlah wajah pembohong. Dan yang pertama kali beliau ucapkan adalah, ‘Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berikan makan, sambunglah silaturrahim, shalatlah di waktu malam ketika orang-orang tertidur, niscaya kalian akan masuk Surga dengan selamat.” (HR. at-Tirmidzi)

Dari al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

“Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).

Buku Adab Bertemu, Salam, Dan Jabat Tangan,  Buku cetak edisi softcover, tebal buku 64 halaman, ukuranb saku 9 x 14 cm, dan dengan berat 136 gram. Penulis: Ali bin Nayif as-Syuhud, dan ulama lainnya, Penerbit: Pustaka Ibnu Umar, Harga Rp. 8.000,-


Kami Juga Merekomendasikan