Buku Bahagiakan Aku Dengan Akhlakmu

Penerbit: Al Qowam


  • 35.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Bahagiakan Aku Dengan Akhlakmu

Oleh: Ustadz Muhammad Bayyumi, Penerbit al-Qawam

Mungkin tidak jarang kita mendengar seorang laki-laki yang sangat baik dengan kita ketika bergaul, akan tetapi ternyata dia hobi main pukul dengan istrinya dan suka membentak serta menghardik istrinya. Ya, salah satu tolak ukur akhlak sebenarnya laki-laki adalah penilaian dari istri. Mengapa?

Karena suami umumnya mempunyai “kekuasaan” atas istri dalam rumah tangga, terkadang ia bisa berbuat semena-mena dengan istrinya karena punya kemampuan untuk melampiaskan akhlak jeleknya dan hal ini jarang diketahui oleh orang banyak. Sebaliknya jika di luar rumah mungkin ia tidak punya tidak punya kemampuan melampiaskan akhlak jeleknya baik karena bisa jadi statusnya yang rendah (misalnya ia hanya jadi karyawan rendahan) atau takut dikomentari oleh orang lain.

Wanita adalah mahkluk yang lemah di hadapan laki-laki, jika seseorang bisa mengusai dirinya dalam bermu’amalah dengan orang yang lemah maka itu penampakan akhlaknya. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh al-Mubarakfuriy,

“Karena kesempurnaan iman akan mengantarkan kepada kebaikan akhlak dan berbuat baik kepada seluruh manusia. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada istrinya, karena mereka para wanita adalah tempat meletakkan kasih sayang disebabkan kelemahan mereka.” (Tuhfatul Ahwazi; 4/273, Darul Kutub al-‘ilmiyah, Beirut, Syamilah)

Hal ini sesuai dengan bimbingan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

“Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya.” (HR. at-Tirmidzi; no 1162, Ibnu Majah; no 1987, dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam as-Shahihah; no 284)

(Dikutip dari muslimah.or.id/4340, sebuah faidah yang di susun oleh al-Ustadz Raehanul Bahrain)

Syaikh Abdul Malik Ramadhani hafizhahullah menjelaskan hadits berikut, “Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya. Dan aku orang yang paling baik bagi keluargaku.” (HR. at-Tirmidzi, no. 3895 dan Ibnu Majah, no. 1977 dari Shahabat Ibnu ‘Abbas. Dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah, no. 285)

Hadits di atas, hadits yang sangat mulia. Sebuah hadits yang menunjukkan agar manusia bersikap mulia dan berlaku jujur. Begitu pula bagi seorang suami khususnya, karena ia sebagai pemimpin dan bertanggung jawab kepada keluarga. Maka menjadi keharusan, agar kita mencerna tingkat urgensinya.” (Disarikan dari almanhaj.or.id/3721).

Buku Bahagiakan Aku Dengan Akhlakmu, Penulis: Muhammad Bayyumi, Penerbit: Al-Qowam, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 241 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, dan dengan berat buku 458 gram. Harga Rp. 35.000,-


Kami Juga Merekomendasikan