Buku Bekam Medik (Thibbia)

Penerbit: Thibbia


  • 146.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Bekam Medik

Penulis dr. Wadda A.Umar, Penerbit Thibbia 

Asal muasal terapi bekam masih kontroversi. Para ilmuwan Cina mengklaim dalam literatur mereka bahwa terapi bekam adalah bagian dari Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Orang Mesir kuno dilaporkan sudah melakukan sejak zaman mereka. Demikian juga pada Yunani di masa lampau. Kaum muslimin di abad pertama hijriah juga banyak mempraktekkan bekam. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melakukannya. Para ulama dan dokter muslim pun memberikan perhatian tentangnya.

Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama berisi Hijamah dalam Perspektif Kedokteran Modern, yang membahas tentang anatomi dan fisiologi bekam, indikasi, kontra indikasi, side efek bekam, mekanisme bekam, dan langkah-langkah bekam ditinjau dari ilmu kedokteran modern. Buku ini disusun dengan tujuan memberikan gambaran tentang bekam dari sudut pandang kedokteran modern, karena sampai saat ini bekam masih susah dipahami dengan ilmu kedokteran modern. Buku-buku yang banyak beredar di Indonesia, kebanyakan memberikan penjelasan bekam berdasarkan ilmu pengobatan tradisional Cina (TCM). Dengan berjalannya waktu, semakin bertambahnya para dokter yang memberikan perhatian pada bekam dan ternyata semakin banyak menghasilkan penelitian bekam yang dilaporkan dalam jurnal-jurnal.

Buku ini banyak mengambil referensi dari jurnal-jurnal bekam dan pengobatan komplementer yang banyak ditulis oleh para dokter, terutama di Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia yang sudah maju dalam penelitian dan pengembangan bekam. Selama ini banyak resistensi terhadap bekam dari kalangan dokter dan tenaga kesehatan yang disebabkan belum dipahaminya mekanisme bekam, juga mekanisme penyembuhan penyakit berdasarkan ilmu kedokteran modern.

Sedangkan pada bagian kedua dijelaskan prosedur praktik bekam sayat sesuai dengan standar tindakan medis. Sebab, pengobatan bekam itu dalam praktiknya terjadi pengeluaran darah. Maka membekam sudah seharusnya disesuaikan dengan standar bedah minor, agar bekam bisa memberikan manfaat preventif, terapeutik, dan meminimalkan terjadinya efek samping karena malpraktik bekam. Sampai saat ini cara membekam yang standar adalah mengikuti prosedur tindakan bedah minor yang dilakukan oleh para dokter, terutama dalam prosedur aseptik, sterilisasi, perlukaan, dan perawatan luka pasca bekam. Maka dalam bagian dua ini diberi judul Prosedur Bekam Sayat Sesuai Standar Tindakan Medis.

Buku Bekam Medik, Penulis dr. Wadda A.Umar, Penerbit Thibbia, format buku hardcover, tebal buku 313 halaman, ukuran buku 15.5 x 23.5 cm, berat buku packing +/- 650 gram, Harga Rp. 146.000,-

Kami Juga Merekomendasikan