Buku Berguru Kepada Malaikat Jibril (Pustaka Al-Inabah)

Penerbit: Pustaka Al-Inabah


  • 50.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Berguru Kepada Malaikat Jibril


Penerbit Syaikh Abdul ‘Azhim bin Badawi, Pustaka Al-Inabah 

Sungguh mengagumkan … apa yang kita cermati dari kehidupan para ulama. Salah satunya Imam Muhammad bin Idris yang tenar dengan nama Asy-Syafi’i rahimahullah. Beliau mampu mengeluarkan istimbath (kesimpulan hukum dan faidah-faidah) yang diambil dari satu hadits, “Ma fa’ala Nughair” -- yakni ungkapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mencandai seorang bocah yang tengah berduka dengan sebab kehilangan burung Pipitnya.-- Beliau melakukannya saat bermalam di rumah Imam Ahmad, semalam suntuk beliau begadang dan termenung, ternyata renungannya membuahkan hasil yang masya Allah, hanya kepada Allah kita memuji atas limpahan nikmat yang diberikan kepada salah seorang hamba-Nya.

Dan kali ini, perkenankanlah Ulama besar abad ini yakni Syaikh Abdul ‘Azhim bin Badawi untuk memberikan beberapa untaian mutiara faidah dari hadits yang populer dengan sebutan Hadits Jibril. Hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Di mana dijelaskan dalam hadits tersebut serangkaian adab yang bagus seputar menuntut ilmu, salah satunya berpakaian rapi dan duduk sopan di hadapan seorang guru. Dalam hal ini pun ditiru oleh para ibunda para ulama. Sebut saja ibunda Imam Malik, yang mana beliau mendandani beliau untuk hadir ke majelis ilmu dengan pakaian terbaik. Demikian halnya yang dilakukan oleh ibunda para ulama semenjak dulu kala.

Masih dalam hadits tersebut, diriwayatkan ada seorang penanya yang bertanya tentang pokok-pokok agama, yakni rukun Iman, rukun Islam, dan rukun Ihsan. Berikut tanda-tanda akhir zaman. Namun buku ini hanya mencukupkan dengan tiga bahasan di atas: Iman, Islam, dan Ihsan.

Rukun Islam. Apa itu rukun Islam? Rukun Islam ada lima perkara yakni mengucapkan dua kalimat syahadat; asyhadu an laa illaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluh. Lalu menegakkan shalat, melaksanakan zakat, mengerjakan puasa (Ramadhan), dan menunaikan haji ke Baitullah bagi mereka yang mampu dengan kelebihan hartanya. Malaikat Jibril ‘alaihissalam yang menampakkan diri dengan wujud manusia bertanya,

وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ

Lalu Rasulullah bersabda,

اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً

“Islam adalah kamu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, kamu mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika kamu mampu.”
Kemudian Malaikat Jibril pun membenarkannya. Dan ia bertanya kembali, ia bertanya tentang apa Iman dan apa itu Ihsan, hingga akhir hadits yang masyhur.

Buku Berguru Kepada Malaikat Jibril, Penerbit Syaikh Abdul ‘Azhim bin Badawi, Pustaka Al-Inabah, format buku softcover, tebal buku 305 halaman, ukuran buku 15.5 x 23.5 cm, berat buku packing +/- 750 gram, Harga Rp. 50.000,-

Kami Juga Merekomendasikan