Buku Biar Sakit Ibadah Tetap Fit (Aqwam)

Penerbit: Aqwam


  • 33.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Biar Sakit Ibadah Tetap Fit

Oleh: Syaikh Abdullah Al-Jibrin, Penerbit Aqwam Medika

Pernikahan

Pemeriksaan medis sebelum nikah

Bagaimana hukum menjalani pemeriksaan medis bagi para calon suami-istri sebelum menikah?

Tidak apa-apa jika dikhawatirkan terhadap penyakit dalam yang akan mempengaruhi kesehatan dan menghambat ketenangan, kelanggengan hidup,dan ketentraman rumah tangga. Boleh jadi pada salah satunya terhadap penyakit jiwa, gangguan jin, penyakit kronis, atau penyakit ringan semisal asma, gula, cacingan atau rematik. Termasuk juga penyakit mandul dan tidak dapat memiliki keturunan.

Jika secara Zahir telah diketahui bahwa calon suami-istri itu sehat, lingkungan dan masyarakat tempat asal keduanya juga sudah jelas terbebas dari penyakit-penyakit tersebut, pada dasarnya mereka perlu khawatir. karenanya tidak perlu pemeriksaan medis bagi kedua calon suami-istri. Namun, jika terdapat tanda-tanda dan dikhawatirkan adanya penyakit yang belum diketahui, dan salah satu kedua calon suami-istri atau wali mereka meminta pemeriksaan, pemeriksaan harus dilaksanakan agar tidak ada kesalahpahaman dan pertentangan setelah akad nikah berlangsung.

Menyetubuhi Istri saat Haid

Ada yang berpendapat, jika darah haidnya merah, kifaratnya satu dinar. Jika darah haidnya kuning, kifaratnya setengah dinar sebagaimana yang diriwayatkan At-Tirmidzi.

Sementara itu di dalam riwayat Ahmad disebutkan bahwa Nabi Muhammad menjadikan kifarat orang yang menyetubuhi istri yang masih mengeluarkan darah haid sebanyak satu dinar, Namun, jika darahnya keluar setelah persetubuhan dan dia belom mandi, kifaratnya setengah dinar. Demikian dalam Nailul Authar.

Satu dinar setara dengan empat pertujuh pound Saudi (silahkan bertanya ditempat penukaran uang). Ia mengeluarkan empat pertujuh jika persetubuhan dilakukan pada awal haid, dan dua perenambelas jika hubungan intim pada akhir haid. mayoritas ulama dan para imam berpendapat bahwa yang wajib adalah bertobat dan memohon ampun. Kemungkinan mereka tak mengamalkan hadist diatas sebab adanya perselisihan.Akan tetapi, hal itu tidaklah menjadi alasan. Allah telah mengharamkan menyetubuhhi wanita haid.

Buku Biar sakit Ibadah Tetap Fit, Penulis: Syaikh Abdullah Al-Jibrin, Penerbit: Aqwam Medika, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 246 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, dan dengan berat 530 gram. Harga Rp. 33.000,-


Kami Juga Merekomendasikan