Buku Bila Sampai Waktuku (Shafa Publika)

Penerbit: Shafa Publika


  • 70.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Bila Sampai Waktuku

Oleh: Ustadz Abu Umar Basyier, Shafa Publika

Inilah kisah nyata yang mengharu biru … detil-detil peristiwanya ditulis sedemikian cermat, menyerupai kenyataannya. Pelajaran-pelajaran dari berbagai hal yang terjadi di dalamnya semoga mudah diserap, -dengan izin Allah- karena disampaikan, semoga pula dengan tulus, setidaknya, penutur kisahnya telah berupaya menyampaikannya dengan setulus hati. Ketulusan yang diawali dari sebuah upaya introspeksi diri, bercermin pada realitas, pada usaha memunguti hikmah demi hikmah dari perjalanan hidup manusia yang penuh warna.

Masa-masa kecil yang sarat pergolakan batin. Lingkungan hidup yang menyajikan tawaran-tawaran keindahan, yang asli, yang semu atau yang samar-samar. Pencarian jati diri yang dihadang 1001 rintangan. Pertemuan dan perpisahan yang mengundang haru. Semua tergambar jelas dalam memorial ini …………………………………….

Merupakan rahasia Ilahi yang tak satupun manusia mengetahui dengan pasti adalah bagaimana masa depannya dan akhir hidupnya. Di sinilah hikmah agung tersimpan. Masa depan  yang rahasia membuat setiap manusia menjadikan hidupnya sebagai kesempatan  berharga untuk berusaha dengan sungguh-sungguh meraih kehidupan masa depan yang lebih baik.

Dengan hikmah yang indah pula ketika Allah menjadikan setiap manusia mengalami pasang surut kehidupan setiap perjalanan hidup. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

“Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada'. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (Surat Ali Imran: 140)

Tidak ada satu pun manusia yang memonopoli kebahagiaan, sebagaimana halnya tidak ada orang yang memonopoli kesusahan. Tidak ada yang seumur-umur menangis karena penderitaan, sebagaimana tidak ada yang sepanjang hayat berhias tawa dan senyum. Semua pernah mengecap bahagia dan susah.

Yang jelas, perjalanan hidup jika dihayati akan menjadi pengalaman berharga, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bila Sampai Waktuku … (Memorial Seorang Santri), karya kesekian dari al-Ustadz Abu Umar Basyier yang berlatar kisah nyata akan menampilkan sebuah kisah perjalanan hidup. Dan kesekian pula beliau memotret perjalanan hidup seorang santri.

Tapi kesamaan latar belakang tokoh yang santri, bukan otomatis sama lika-liku hidupnya. Karena memang kisah hidup perjalanan memang unik. Inilah yang menjadikan setiap kisah seseorang menjadi selalu menarik untuk dibaca. Maka, bacalah kisah ini! Insya Allah, hikmah besar akan Anda dapatkan.

Buku Bila Sampai Waktuku Penerbit Shafa Publika, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 327 halaman, ukuran buku 15 x 20,5 cm, dan dengan berat 535 gram. Penulis: Abu Umar Basyier, Penerbit: Shafa Publika, Harga Rp. 70.000,-


Kami Juga Merekomendasikan