Buku Di Atas Titian Jahannam (Aqwam)

Penerbit: Aqwam


  • 35.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Di Atas Titian Jahannam

Oleh: Ustadz Dr. Muhammad An-Nuaim, Penerbit AQWAM

Terjerumus kedalam Syahwat yang haram

Syahwat-syahwat yang diharamkan itu mencakup syahwat inderawi dan syahwat maknawi. contoh syahwat inderawi adalah syahwat perut dan kemaluan. Adapun contoh syahwat maknawi adalah cinta jabatan, balas dendam, dan ingin terkenal.

Diriwayatkan dari Abu Burzah dari Nabi yang bersabda,”Sungguh,diantara yang aku khawatirkan atas kalian adalah syahwat-syahwat perut dan kemaluan serta hal-hal yang menjerumuskan hawa nafsu.”

Terjerumus ke dalam syahwat yang diharamkan ialah seperti zina, homoseksual, minum khamar, melihat wanita non mahram, mendengarkan nyanyian, mencari nafkah yang haram, melecehkan kehormatan orang lain,dan hal-hal yang dianggap menyenangkan namun dilarang syariat. itulah diantara beberapa sebab yang menjerumuskan pelakunya kedalam neraka.

Ibnu Hajar berkata :

“Al-Qadhi abu bakar bin Al-Arabi berkata, cakar-cakar besi pencabik ini adalah syahwat-syahwat yang disebutkan dalam hadits yang lalu: Neraka yang dikelilingi (dihiasi) oleh berbagai syahwat.

Al-Qadhi melanjutkan, berbagai syahwat tersebut diletakkan diatas sisi-sisi neraka. Siapa saja yag meremehkan syahwat tentunya akan jatuh ke dalam neraka,”

Karena itu, seyogyanya manusia bangun dari kelalaian dan mengingat dosa-dosa serta keterjerumusan mereka dalam kubangan syahwat yang diharamkan.

Mereka mengerjakan melalui dan berbagai media massa. Mereka lupa bahwa kelak akan ada malapetaka, azab dan cakar-cakar neraka yang tidak memihak kepada seorang pun, serta tidak melewatkan siapa pun yang diperintahkan untuk diambil. saat itu betapa banyak laki-laki dan perempuan yang tergelincir.

Ibnu Rajab berkata,”Hal itu disebabkan karena iman dan amal saleh ketika di dunia merupakan Ash-Shirath Al-Mustaqim (jalan yang lurus), tempat para hamba diperintahkan Allah untuk melewatinya serta beristiqamah dalam menjalankannya.

Allah memerintahkan mereka agar memohon hidayah-Nya, sehingga siapa saja yang jalan hidupnya istiqamah terhadap jalan yang lurus ini sewaktu di dunia secara lahir dan batin, tentu ia akan tetap istiqamah ketika berjalan di atas Shirath yang dibentangkan di atas punggung neraka Jahannam.

Orang yang tidak istiqamah terhadap Ash-shirath Al-Mustaqim ketika di dunia atau bahkan menyimpang dari jalan yang lurus itu baik terjerumus dalam fitnah syubhat, tentu akan direnggut cakar-cakar neraka ketika di atas shirath.

Hal ini disesuaikan dengan penyimpangan berbagai syubhat san syahwat yang memalingkannya dari Ash-Sirath Al-Mustaqim ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Hurairah,”Sesungguhnya, cakar-cakar itu merenggut manusia sesuai dengan amalnya.”

Buku Di Atas Titian Jahannam, Penulis: Dr. Muhamamd An-Nuaim Penerbit: Aqwam Jembatan Ilmu, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 216 halaman, ukuran buku 13 x 19,5 cm, dan dengan berat 409 gram.  Harga Rp. 35.000,-


Kami Juga Merekomendasikan