Buku Ensiklopedi Akhlak Salaf (Pustaka Imam asy-Syafi’i)

Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i


  • 110.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Ensiklopedi Akhlak Salaf

Oleh: Ustadzah Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al-Atsari, Pustaka Imam asy-Syafi’i

Akhlak adalah cerminan keimanan seseorang. Rendah dan tingginya akhlak menjadi indikator kuat bagi keimanannya. Semakin tinggi akhlak seseorang, maka semakin tinggi pula keimanannya, begitu pun sebaliknya.

Karena itulah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sering mengaiteratkan antara iman seseorang dan akhlaknya, beliau bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Bahkan lebih dari itu, beliau menyejajarkan kedudukan akhlak dengan iman. Perhatikanlah …

لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ

“Tidak ada keimanan bagi orang yang tidak memiliki sifat amanah.”

Demi misi ini pula Nabi diutus kepada umat manusia, yaitu untuk menyempurnakan akhlak,

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. al-bukhari, dan selainnya)

Memang, realita sejarah mengungkapkan bahwa dari masa ke masa banyak umat manusia yang melakukan pelanggaran akhlak, dan ini tidak terkecuali pada masa Rasulullah. Kehidupan jahiliyah yang mendominasi kala itu melahirkan kebobrokan moral dan akhlak dalam segala aspek kehidupan, dan yang terparah adalah aspek aqidah. Selama 23 tahun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbaiki aqidah dan akhlak manusia hingga mencapai kesempurnaan.

Pada zaman kita sekarang ini pun, meskipun Islam sudah tersebar ke seluruh pelosok bumi dan sudah sekian lama aqidah Islam bersemayam dalam hati umat (kaum muslimin), ternyata problematika kemerosotan akhlak masih sering ditemukan. Bahkan, belakangan ini fenomenanya semakin gawat hingga memporak-porandakan sendi-sendi kehidupan umat ini. Krisis politik, ekonomi, hukum, keuangan, kesusilaan, keteladanan, dan krisis lainnya yang melanda umat belakangan ini tidak lain disebabkan oleh krisis akhlak yang memprihatinkan.

Kapankah umat Islam ini akan meraih keharuman namanya, ketinggian mertabatnya, keluhuran budinya? Tentu jawabannya adalah ketika kita mau menghidupkan lagi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirnya buku ini berguna untuk mengingatkan kembali urgensi akhlak bagi umat ini. Buku ini juga sarat dengan pesan-pesan moral dan akhlak yang memotivasi agar berakhlak mulia dan menjauhi akhlak tercela. Sentuhan nasihat di dalamnya diharapkan dapat mengaktualisasikan kembali nilai-nilai akhlak dalam diri, keluarga, dan masyarakat kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ.

“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan kotor.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pula:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّيْ مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقاً…

“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya…” (HR. at-Tirmidzi)

Buku Ensiklopedi Akhlak Salaf Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i, Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 606 halaman, ukuran buku 16 x 23,5 cm, dan dengan berat 1125 gram. Penulis: Ummu Ihsan & Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i, Harga Rp. 110.000,-


Kami Juga Merekomendasikan