Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang (Pustaka Imam Bonjol)

Penerbit: Pustaka Imam Bonjol


  • 12.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang

Oleh: Syaikh Dr. Muhammad bin Ibrahim al-Hamd, Pustaka Imam Bonjol

Sesungguhnya hak kedua orang tua sangat agung dan kedudukan keduanya dalam agama sangatlah tinggi, sehingga berbakti kepada keduanya disandingkan dengan tauhid, bersyukur kepada Allah, dan berbuat baik kepada keduanya termasuk amal paling mulia dan paling dicintai oleh Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa.” (Surat an-Nisa’: 36)

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa.”” (Surat al-An’am: 151)

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Surat Luqman: 14)

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata:

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Aku bertanya kepada Nabi; “Amalan apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku bertanya lagi: “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi:  “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (Shahihain)

Ada seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata: “Aku berbai’at kepadamu untuk berhijrah dan berjihad di jalan Allah. Aku mengharap pahala dari Allah.” Beliau bertanya, “Apakah salah satu dari kedua orang tuamu masih hidup?” Ia menjawab, “Ya, bahkan keduanya masih hidup,” beliau bersabda, “Engkau mencari pahala dari Allah?” Ia menjawab, “Ya.” beliau bersabda, “Pulanglah kepada kedua orang tuamu, kemudian perbaikilah pergaulanmu dengan mereka.” (Shahih Muslim)

Berbakti kepada orang tua adalah tuntutan firtrah yang lurus, syari’at langit sepakat memerintahkannya. Berbakti kepada kedua orang tua adalah akhlak para Nabi dan kebiasaan orang-orang shalih yang merupakan bukti kebenaran iman, kemuliaan jiwa, dan sebaik-baik balas budi.

Berbakti kepada kedua orang tua merupakan keindahan syari’at Islam, yang mengakui jasa baik dan kemuliaan keduanya. Bahkan berbakti kepada keduanya merupakan tanda kesempurnaan syari’at Islam karena berbakti kepada orang tua merupakan bentuk penunaian paling sempurna. Berbeda dengan syari’at bumi yang tidak mengakui keutamaan  kedua orang tua dan tidak menjaga hak keduanya, bahkan mereka merendahkan dan mengingkari jasa baik keduanya.

Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang Penerbit Pustaka Imam Bonjol, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 64 halaman, ukuran buku 12,5 x 17,5 cm, dan dengan berat 272 gram. Penulis: Dr. Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, Penerbit: Pustaka Imam Bonjol harga Rp. 12.000,-

Kode : 16BK9028


Kami Juga Merekomendasikan