Buku Juz Amma Tajwid Warna Juz Ke 30 (Pustaka Nuun)

Penerbit: Pustaka Nuun


  • 20.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout

Akan ada stoknya pada , insya Allah

Buku Juz Amma Tajwid Warna Juz Ke 30


Pustaka Nuun

Memeriahkan gegap gempita penerbitan buku yang bermanfaat di Indonesia, kali ini perkenankanlah Pustaka Nuun memberikan kontribusi terbaiknya yakni dengan menghadirkan Juz Amma Tajwid Warna plus plus … Plus gimana maksudnya? Selain menampilkan Juz Amma sebagai konten utama. Buku ini dilengkapi dengan fitur yang menarik seperti terjemah ayat, transliterasi, asbabun nuzul (sebab turunnya ayat), pokok isi surat, asmaul husna, dan kaidah baca tajwid warna. Nah, kurang apalagi coba?

Adab Membaca Al-Qur’an. Sedikit kami kutipkan dari faidah yang dibawakan oleh Imam As-Suyuthi dalam kitabnya Al-Itqan. Pertama, disunnahkan untuk berwudhu, karena yang dibaca adalah wahyu Ilahi. Kedua, disunnahkan membaca di tempat yang bersih. Ketiga, hendaknya menggosok gigi terlebih dahulu. Keempat, disunnahkan dengan menghadap kiblat. Kelima, sebelum membaca Al-Qur’an disunnahkan membaca ta’awudz; “audzubillahiminassyaithanirrajiim.”, kemudian membaca basmalah. Keenam, disunnahkan membaca dengan tartil. Dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Membaca Juz Amma Tajwid Berwarna Ini? Penerbit membuat warna yang berbeda pada setiap hukum; Ikhfa berwarna biru, Ikhfa Syafawi berwarna biru dongker, warna pink untuk Qalqalah, ungu untuk Iqlab, Hijau tua untuk Ghunnah, hijau muda untuk Idgham bighunnah, Abu-Abu untuk Idgham bilaghunnah dan warna Oranye untuk Idgham Syafawi atau yang disebut Idgham Mimi. Lantas apa itu Iqlab, ikhfa, Ghunnah dan istilah-istilah yang telah disebutkan di muka? Pengertiannya dapat Anda simak pada halaman awal.

Pada halaman 9 kita sampai pada surat Al-Kautsar (108), surat Al-Ma’un (107) dan surat Quraisy (106). Dan pada pojok bawah terdapat asbabun nuzul yang tertera, mari kita simak bersama …

108. Diriwayatkan ketika Ka’ab ibn Asyraf (tokoh Yahudi) datang ke Makkah, kaum Quraisy berkata kepadanya, “Tuan adalah pemimpin orang Madinah, bagaimana pendapat Tuan tentang si pura-pura sabar yang diasingkan oleh kaumnya, yang menganggap dirinya lebih mulia daripada kita padahal kita menyambut orang-orang yang melaksanakan haji, pemberi minumnya serta penjaga Ka’bah?” Ka’ab menimpali, “Kalian lebih mulia daripadanya.” Maka turunlah surat Al-Kautsar ayat 3 yang membantah ucapan mereka.

107. Ibnu Abbas memaparkan keempat ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaum munafiqin yang riya melakukan shalat jika berada di tengah-tengah kaum muslimin. Namun jika kaum mukminin meninggalkannya atau tidak ada mereka meninggalkan shalat. Selain itu mereka menolak memberikan bantuan ataupun pinjaman kepada kaum muslimin. Ayat ini turun sebagai peringatan kepada orang-orang yang berbuat demikian.
106. Ummu Hani binti Abi Thalib menjelaskan sebab turunnya ayat ini dengan menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah mengutamakan Quraisy dengan tujuh perkara, sampai akhir hadits di antaranya turun ayat yang berkenaan dengan mereka yang tidak diturunkan kepada yang lainnya. Yaitu ayat ini.”

Buku Juz Amma Tajwid Warna Juz Ke 30, Pustaka Nuun, format buku softcover, tebal buku 52 halaman, ukuran buku 16 x 24 cm, berat buku packing +/- 150 gram, Harga Rp. 20.000,-

Kami Juga Merekomendasikan