Buku Meneladani Akhlak Generasi Terbaik (Darul Haq)

Penerbit: Darul Haq


  • 40.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Meneladani Akhlak Generasi Terbaik (Darul Haq)

Penulis Abdul Aziz bin Nashir Al-Julayyil dan Baha’uddin bin Fatih Uqail, Penerbit Darul Haq

Buku Terbaik ini diangkat dari Kitab Aina Nahnu min Akhlaq As-Salaf … sebuah buku yang mengungkap tentang keteladanan para pembawa kebenaran dalam muamalah sehari-hari mereka bersamaan siang dan malam. Apabila Anda mencari figur, maka carilah dari orang yang telah wafat. Adapun orang yang masih hidup, belum tentu selamat dari celaan. Ada 26 kisah yang dipersembahkan untuk generasi Islam di manapun mereka berada, sebagai pelita di tengah gundah dan sebagai penyemangat tatkala malas menyapa …

 

Popularitas yang Dicari

Lain dulu lain sekarang, dahulu para salaf menjauhi ketenaran. Namun dewasa ini, seolah keterkenalan yang dicari oleh sebagian anak muda kita bahkan menimpa kaum setengah baya. Ada apa di balik fitnah kepopuleran? Sedikit kami kutipkan atsar salaf tentang hal ini: Dari Habib bin Abu Tsabit diriwayatkan bahwa ia menceritakan, “Suatu hari Ibnu Mas’ud keluar rumah. Tiba-tiba orang mengikuti beliau. Beliau lantas bertanya, “Apakah kalian membutuhkan sesuatu?” Mereka menjawab, “Tidak, kami hanya ingin berjalan bersama Anda.” Beliau menanggapi, “Pulanglah, yang demikian itu adalah kehinaan bagi yang mengikuti dan fitnah (malapetaka) bagi yang diikuti.”

Dari Al-Hushain bin Al-Hasan Al-Marwazi diriwayatkan bahwa ia menceritakan, Abdullah bin Al-Mubarak pernah berkata, “Jadilah orang yang menyukai ‘status tersembunyi (tidak tersohor)’ dan membenci popularitas. Namun jangan engkau tampakkan bahwa engkau menyukai status tersembunyi itu sehingga menjadi tinggi hati. Sesungguhnya klaim sebagai orang zuhud yang berasal dari dirimu sendiri, justru mengeluarkan dirimu dari kezuhudan. Karena dengan cara itu, kamu telah menarik pujian dan sanjungan untuk dirimu.”

Pemahaman Terhadap Agama

Dewasa ini, banyak orang yang naik ke podium untuk berceramah tanpa mengetahui kapasitasnya, kemudian berkhutbah atau menyampaikan kuliah tujuh menit dengan hasil olah pikirnya. Padahal ia belum pernah sama sekali mengenyam dunia pesantren atau dunia pendidikan agama formal. Lihatlah nasehat yang tulus dari orang belakangan:

Ibnu Uyainah menceritakan, Amr bin Al-Ash berkata, “Orang yang berakal bukanlah orang yang sekedar mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, tetapi orang yang berakal adalah orang yang mengetahui mana yang lebih baik dari dua keburukan.”

Ibnu Abdil Barr menyatakan dalam kitab Al-Ilmu yang ditulisnya, Ibnu Wahab menceritakan, “Dahulu pada asalnya aku gemar beribadah sebelum giat menuntut ilmu. Tiba-tiba setan memberi kegemaran padaku untuk mengingat-ingat tentang Nabi Isa putra Maryam, “Siapa sich sebenarnya yang telah menciptakan beliau dan sejenisnya?” lali aku mengadu kepada seorang guru. Beliau bertanya, “Kamu Ibnu Wahab?”Aku menjawab, “Betul.” Lantas, beliau menasehatkan, “Tuntutlah ilmu.” Itulah yang menjadi penyebab awal aku giat menuntut ilmu.” Siapa yang tidak mengenal keilmuan Imam Ibnu Uyainah dan Imam Ibnu Abdil Barr, keduanya termasuk ulama Islam yang menebar banyak kebaikan dan lihatlah akhlaknya …

Buku Meneladani Akhlak Generasi Terbaik, Penulis Abdul Aziz bin Nashir Al-Julayyil dan Baha’uddin bin Fatih Uqail, format buku softcover, tebal buku 179 halaman, ukuran buku 14.5 x 20.5 cm, berat buku packing +/- 450 gram, Harga Rp. 40.000,-

Kami Juga Merekomendasikan