Buku Menjadi Hamba Yang Pandai Bersyukur

Penerbit: Aqwam


  • 49.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Menjadi Hamba Yang Pandai Bersyukur

Oleh: Syaikh Abdullah bin Shahih Al-Fauzan, Penerbit Aqwam

Bagaimana Menjadi Orang Bersyukur?

Syukur dilakukan dengan lisan, hati, dan anggota badan.Orang yang bersyukur secara hakiki adalah orang yang menunaikan sendi-sendinya disertai hal-hal yang bisa menyempurnakannya. Sendi-sendi ialah cinta kepada Zat yang disyukuri, tunduk kepada-Nya, dan menggunakan nikmat-nikmat-Nya pada jalan yang Dia ridhai. Manusia tidak mungkin bisa membalas nikmat-nikmat yang dikarunia Allah kepadanya, bahkan ia juga tidak mampu mensyukurinya, terlebih membalasnya.

Hal itu dijelaskan dalam firman Allah :

“Dan jika kamu menhitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun dan Maha penyayang.”(An-Nahl:18)

Tidak ada seorang pun yang mampu menghitung nikmat-nikmat Allah. Hal ini karena mayoritas nikmat tidak bisa diketahui oleh manusia. Manusia sudah terlalu akrab dengan nikmat tersebut. Mereka akan merasakannya ketika nikmat-nikmat tersebut dicabut darinya. Nikmat yang paling dekat dengan manusia adalah anggota tubuh dan fungsi-fungsinya. Meski begitu, ia tidak merasa bahwa semua itu adalah nikmat dari Allah. Manusia akan merasakan hilangnya nikmat tersebut ketika anggota-anggota tubuh tersebut mengalami sakit. Hal ini akan membuat kebingungan.

Bagian terakhir ayat di atas menjelaskan tentang kelalaiaan anak Adam dalam mensyukuri nikmat. Bagaimana mungkin ia bisa mensyukuri nikmat tersebut sementara ia tidak mampu menghitungnya. Bahkan, nikmat yang sebenarnya ia ketahui sekalipun, terkadang ia tidak mengetahui hakikatnya. Lantas bagaimana mungkin ia bisa mensyukurinya secara sempurna. Menghadapi hal seperti ini, manusia hanya bisa berharap untuk selalu meluruskan dan mendekatkan dirinya kepada Allah.

Diantara ulama ada yang berpendapat,”Kita adalah oaring dilimpahi nikmat Allah yang terhitung. Disisi lain kita malah banyak berbuat maksiat, sehingga kita tidak mampu memilih mana yang harus kita syukuri. Kenikmatan yang diberi ataukah kejelekan yang ditutupi? Syukurku tak mampu mencukupinya.”

Buku Menjadi Hamba Yang Pandai Bersyukur, Penulis: Abdullah bin Shalih Al-Fauza, Penerbit: Aqwam Jembatan Ilmu, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 192 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, dan dengan berat 407 gram. Harga Rp. 49.000,-


Kami Juga Merekomendasikan