Buku Menuju Rumah Tangga Bahagia (Pustaka Al-Inabah)

Penerbit: Pustaka Al-Inabah


  • 40.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Menuju Rumah Tangga Bahagia

Oleh: Syaikh DR. Najla’ as-Sayyid Nayil, Penerbit Pustaka al-Inabah

Bahagia dan sukses sedari awal pernikahan kini bukan angan, wujudkan impian Anda bersama buku ini. Buku yang  akan menjembatani kebahagiaan Anda kelak, dari A sampai Z. Anda tidak percaya, mari mengulasnya! Sebelum Anda melanglang buana bersama penulis, izinkanlah kami membawakan secercah nasehat dari al-Ustadz Abu Ihsan al-Atsary hafizhahullah:

(Harmonis, Why Not?)

Rumah tangga yang bahagia dan harmonis merupakan idaman bagi setiap mukmin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi teladan kepada kita, mengenai cara membina keharmonisan rumah tangga. Sungguh pada diri Rasulullah itu terdapat teladan yang paling baik. Dan seorang suami harus menyadari, bahwa dalam rumahnya itu ada pahlawan di balik layar, pembawa ketenangan dan kesejukan, yakni sang istri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dunia itu penuh dengan kenikmatan. Dan sebaik-baik kenikmatan dunia yaitu istri yang shalihah.”

Pandai-Pandailah Merawat Istri

Oleh karena itu, seorang suami harus pandai memelihara dan menjaga istrinya secara lahir batin. Sehingga bisa menjadi istri yang ideal, ibu rumah tangga yang baik dan bertanggung jawab. Suasana harmonis sangat ditentukan dengan kerja sama yang bagus antara suami istri dalam menciptakan suasana yang kondusif dan hangat, tidak membosankan, apalagi menjemukan.

Salah satu contoh suasana harmonis dalam rumah tangga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah beliau memanggil ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dengan panggilan kesayangan dan mengabarkan kepadanya berita yang membuat jiwa ‘Asiyah menjadi sangat bahagia.  ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bercerita sebagai berikut, pada suatu hari Rasulullah berkata kepadanya, “Wahai ‘Aisy (panggilan kesayangan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha), Malaikat Jibril tadi menyampaikan salam buatmu.” Itulah salah satu contoh cara menciptakan suasana harmonis dalam rumah tangga yaitu memanggil istri dengan panggilan kesayangan. Kita masih sering melihat kaum suami yang memanggil istrinya seenaknya saja. Kadang kala memanggil istrinya dengan cacat dan kekurangannya. Kalau begitu sikap suami, bagaimana mungkin keharmonisan dapat tercipta? Bagaimana mungkin akan tumbuh rasa cinta istri kepada suami?

Minum Dalam Satu Gelas

Rasulullah -selaku Nabi umat ini yang paling sempurna akhlaknya dan paling tinggi derajatnya- telah memberikan sebuah contoh yang berharga dalam hal berlaku baik kepada sang istri dan dalam hal kerendahan hati, serta dalam hal mengetahui keinginan dan kecemburuan wanita. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menempatkan mereka pada kedudukan yang diidam-idamkan oleh seluruh kaum hawa. Yaitu menjadi seorang istri yang memiliki kedudukan terhormat di samping suaminya.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan: “Suatu ketika aku minum, ketika itu aku sedang haidh, lantas aku memberikan gelasku kepada Rasulullah dan beliau meminumnya dari mulut gelas tempat aku minum. Dalam kesempatan lain aku memakan sepotong daging, lantas beliau mengambil potongan daging itu dan memakannya tepat di tempat aku memakannya.” (Disarikan dari almanhaj.or.id/3063)

Jika Rasulullah saja romantis terhadap istrinya, mengapa Anda tidak?

Buku Menuju Rumah Tangga Bahagia, Penulis: Dr. Najla' as-Sayyid Nayil, Penerbit: Pustaka Al-Inabah, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 221 halaman, ukuran buku 12,5 x 17,5 cm, dan dengan berat 408 gram. Harga Rp. 40.000,-


Kami Juga Merekomendasikan