Buku Menzalimi Anak Tanpa Sadar (Aqwam)

Penerbit: Aqwam


  • 36.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Menzalimi Anak Tanpa Sadar

Nurul Chomaria, S.Psi, Aqwam Jembatan Ilmu

Zalim kepada anak sendiri sepertinya tidak mungkin, jika kepada anak orang lain bisa saja terjadi. Karena pada asalnya tidak ada orang tua yang tidak sayang pada anaknya. Jujur demikian adanya, dan ungkapan ini terlalu subjektif. Pendapat seseorang dapat dikatakan ilmiah manakala ia menopangnya dengan ilmu. Dalam hal ini ilmu Psikologi Anak, hanya orang yang pernah belajar saja yang mempunyai peluang untuk mengetahuinya. Meski tidak dipungkiri, ada juga keluarga yang pendidikan psikologi anaknya bagus berkat warisan orang tuanya terdahulu.
Dan mayoritasnya, berapa banyak keluarga yang ‘dihantui bayang-bayang masa lalunya’ (baca: pendidikan yang ia terima semenjak kecil dan ia terima sebagai edukasi). Akhirnya, tidak berlebihan kiranya jika ada yang masih menyalahkan kodok (katak). Padahal jelas sekali kelirunya.

Buku besutan Bunda Nurul (pakar Psikolog Anak) ini mengajak Anda untuk terjun ke lapangan sambil mengamati objek sekaligus menanganinya dengan baik. Mengubah mindset negatif menuju mindset positif dalam mendidik anak harus senantiasa diupayakan. Anda setuju?

Bentuk Ketidak Adilan Terhadap Anak

Islam mengimbau kepada segenap orang tua untuk welas asih terhadap putra dan putrinya hatta dalam pemberian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

اعْدِلُوا بَيْنَ أَوْلادِكُمْ فِي النُّحْلِ، كَمَا تُحِبُّونَ أَنْ يَعْدِلُوا بَيْنَكُمْ فِي الْبِرِّ وَاللُّطْفِ

“Bersikaplah adil di antara anak-anak kalian dalam hibah, sebagaimana kalian menginginkan mereka berlaku adil kepada kalian dalam berbakti dan berlemah lembut.” [HR. al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra, no. 12.003]
Dari an-Nu’man (bin Basyir), beliau radhiyallahu ‘anhu berkata, “Ibu saya meminta hibah kepada ayah, lalu memberikannya kepada saya. Ibu berkata, ‘Saya tidak rela sampai Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi saksi atas hibah ini.’ Maka ayah membawa saya –saat saya masih kecil- kepada Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, ‘Wahai Rasûlullâh, ibunda anak ini, ‘Amrah binti Rawahah memintakan hibah untuk si anak dan ingin engkau menjadi saksi atas hibah.’ Maka Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, ‘Wahai Basyir, apakah engkau punya anak selain dia?’ ‘Ya.’, jawab ayah. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya lagi, ‘Engkau juga memberikan hibah yang sama kepada anak yang lain?’ Ayah menjawab tidak. Maka Rasûlullâh berkata, ‘Kalau begitu, jangan jadikan saya sebagai saksi, karena saya tidak bersaksi atas kezhaliman.’ ” [HR. al-Bukhâri, no.1623]

Masih adakah teladan yang lebih baik selain Rasulullah?

Buku Menzhalimi Anak Tanpa Sadar, Penulis: Nurul Chomaria, S.Psi, Penerbit: Aqwam Jembatan Ilmu, cetak edisi softcover, tebal buku 165 halaman, ukuran buku 14 x 20,5 cm, dan dengan berat 406 gram, Harga Rp. 36.000,-


Kami Juga Merekomendasikan