Buku Rahasia Meraih Shalat Khusyuk (Taqiya Publishing)

Penerbit: Taqiya Publishing


  • 49.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Rahasia Meraih Shalat Khusyuk

Oleh: Syaikh Musyari al-Kharraz, Taqiya  Publishing

Mari kita wujudkan khusyu’ dalam tiap-tiap shalat kita. Namun sebelum menuju ke arah sana, tahukah Anda … Apa itu khusyu? Mari kita lihat sekumpulan definisinya menurut para ulama:

Mengenal Lebih Dekat Tentang Khusyu’

Imam Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata: “Asal (sifat) khusyu’ adalah kelembutan, ketenangan, ketundukan, dan kerendahan diri dalam hati manusia (kepada Allah Ta’ala). Tatkala Hati manusia telah khusyu’ maka semua anggota badan akan ikut khusyu’, karena anggota badan (selalu) mengikuti hati, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.”

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Para ulama sepakat (mengatakan) bahwa khusyu’ tempatnya dalam hati dan buahnya (tandanya terlihat) pada anggota badan.”

Syaikh ‘Abdur Rahman as-Si’di (ada pula yang membacanya as-Sa’di) berkata: “Khusyu’ dalam shalat adalah hadirnya hati (seorang hamba) di hadapan Allah Ta’ala dengan merasakan kedekatan-Nya, sehingga hatinya merasa tentram dan jiwanya merasa tenang, (sehingga) semua gerakan (angota badannya) menjadi tenang, tidak berpaling (kepada urusan lain), dan bersikap santun di hadapan Allah, dengan menghayati semua ucapan dan perbuatan yang dilakukannya dalam shalat, dari awal sampai akhir. Maka dengan ini akan sirna bisikan-bisikan (Setan) dan pikiran-pikiran yang buruk. Inilah ruh dan tujuan shalat”

Imam al-Bagawi -semoga Allah merahmatinya- memaparkan makna ini dalam ucapan beliau: “Para ulama berbeda (pendapat) dalam makna khusyu’, Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhu berkata: “(Orang-orang yang khusyu’ adalah) mereka yang selalu tunduk dan merendahkan diri (kepada Allah Ta’ala). al-Hasan (al-Bashri) dan Qatadah berkata: “(Mereka adalah) orang-orang yang selalu takut (kepada-Nya)”. Muqatil berkata: “(Mereka adalah) orang-orang yang merendahkan diri (kepada-Nya)”. Mujahid berkata: “Khusyu’ adalah menundukkan pandangan dan merendahkan suara”. Khusyu’ (artinya) mirip dengan khudhu’, cuma khudhu’ ada pada (anggota) badan, sedangkan khusyu’ ada pada hati, badan, pandangan dan suara. Allah Ta’ala berfirman:“Dan (pada hari kiamat) khusyu’lah (merendahlah) semua suara kepada Yang Maha Pemurah.” (Surat Thaahaa: 108)”

Menerapkan Khusyu’ Dalam Shalat

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Para ulama menafsirkan (arti) khusyu’ dalam shalat yaitu diamnya anggota badan yang disertai dengan ketenangan (dalam) hati. Maksudnya: menghadirkan / mengkonsentrasikan hati dalam shalat dan menjadikan anggota badan tenang, maka tidak ada perbuatan sia-sia dan bermain-main (dalam shalat) disertai hati yang hadir berkonsentrasi menghadap ke pada Allah Ta’ala. Tatkala hati (seorang hamba) menghadap kepada Allah Ta’ala yang maha mengetahui isi hati, maka pasti hamba tersebut akan (meraih) khusyu’ (dalam shalatnya) dan memusatkan pikirannya kepada Zat yang dia sedang bermunajat kepada-Nya, yaitu Allah Ta’ala. Kalau demikian khusyu’ adalah sifat ruhani dalam diri manusia yang menimbulkan ketenangan dalam hati dan anggota badan.”

(Menuai Faidah dari ‘Meraih Khusyu Dalam Ibadah’ yang di susun oleh al-Ustadz Abdullah Taslim hafizahullah)

Buku Rahasia Meraih Shalat Khusyuk Penerbit Taqiya, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 241 halaman, ukuran buku 14 x 20,5 cm, dan dengan berat 204 gram. Penulis: Syaikh Musyari Al-Kharraz, Penerbit: Taqiya Publishing, Harga Rp. 49.000,-


Kami Juga Merekomendasikan