Buku Saku 31 Tuntunan Hidup Berkah & Panjang Umur ala Nabi (Pustaka Ibnu Umar)

Penerbit: Pustaka Ibnu Umar


  • 9.500,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Saku 31 Tuntunan Hidup Berkah & Panjang Umur ala Nabi

Amir bin Muhammad al-Mudari, Pustaka Ibnu Umar

Waktu kita adalah usia kita itu sendiri. Dengan waktu itu ada dua kemungkinan, pertama; kita dicatat sebagai orang yang beruntung. Atau kedua; dicatat sebagai orang yang merugi. Hal itu tergantung sejauh mana seorang hamba memanfaatkan usianya. Karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan bagian-bagian hari, yaitu dengan awal hari, dengan akhir hari, waktu dhuha, waktu malam apabila telah gelap, waktu malam apabila menutupi, siang apabila terang, waktu fajar, dan sepuluh malam. Allah Ta’ala berfirman,

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Surat al-‘Ashr: 1-3)

Supaya tidak merugi, maka jagalah keimanan, isilah waktu dengan amal shalih, dan ajaklah orang lain untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, lalau bersabarlah dalam semua itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun telah memberikan nasehat yang sangat mendalam bagi kita. Beliau bersabda,

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. al-Hakim)

Buku yang menawan ini mengajak Anda untuk mengulik tiga poin pembahasan. Mulai dari “Mengapa Allah Bersumpah dengan Masa?”, Lalu “Apakah Umur Benar-benar Bisa Bertambah Panjang?” dan sebagai jamuan inti pada poin ketiga yang menyebutkan “Amalan-Amalan uyang Dapat Memanjangkan Umur, Menambah Kebajikan, dan Meninggikan Derajat.”

Panjang Umur Itu Benar Adanya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Yang dimaksud oleh Nabi ialah bahwa ketaatan-ketaatan itu menambah umur seseorang, karena amal-amal ketaatan tersebut menjadi sebab bagi keharuman nama pelakunya. Pada umumnya amal-amalan seperti itu berkaitan dengan shadaqah dan silaturahim, karena keduanya dapat mendatangkan pujian manusia. Ada yang mengatakan, “Karena itulah, Nabi mengatakan bahwa silaturahim itu dapat menambah umur.” Beliau tidak mengatakan bahwa silaturahim itu akan menambah waktu ajal seseorang. (Ruhul Ma’ani)

Buku Saku 31 Tuntunan Hidup Berkah & Panjang Umur ala Nabi, Penulis Amir bin Muhammad al-Mudari, Penerbit Pustaka Ibnu Umar, format buku softcover, ukuran buku saku 9 cm x 14 cm, tebal buku 64 halaman, berat buku 150 gram, Harga Rp. 9.500,-


Kami Juga Merekomendasikan