Buku Saku Adab Dan Takwil Mimpi (Pustaka Ibnu Umar)

Penerbit: Pustaka Ibnu Umar


  • 13.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Saku Adab Dan Takwil Mimpi

Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah, Pustaka Ibnu Umar

Ada yang tahu nama lain dari mimpi? Ya, ia adalah bunga tidur. Ada yang senang setelah mengalaminya (sebab ia mimpi bahagia), ada yang bersedih karenanya, dan ada yang bimbang dibuatnya. Bagaimana sikap yang benar dalam menyikapi mimpi-mimpi tersebut? Kini, hadir sebuah buku bertemakan takwil mimpi, karena pada dasarnya seseorang itu menyukai tafsir mimpinya. Dahulu saja, ilmu takwil pernah berlaku di zaman Nabiyullah Yusuf ‘alaihissalam, disebutkan dalam al-Qur’an,

يَا صَاحِبَيِ السِّجْنِ أَمَّا أَحَدُكُمَا فَيَسْقِي رَبَّهُ خَمْرًا ۖ وَأَمَّا الْآخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْ رَأْسِهِ ۚ قُضِيَ الْأَمْرُ الَّذِي فِيهِ تَسْتَفْتِيَانِ

“Hai kedua penghuni penjara: “Adapun salah seorang di antara kamu berdua, akan memberi minuman tuannya dengan khamar; adapun yang seorang lagi maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya (kepadaku).” (Surat Yusuf: 41)

Mimpi dalam Islam

Berbeda dengan para filsof dan para psikolog, maka para ulama Islam memandang mimpi berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Mereka berpendapat bahwa mimpi yang benar dan jujur adalah dari sisi Allah Ta’ala. Di antaranya ada yang merupakan kabar gembira, dan ada pula yang merupakan peringatan. Hal ini berdasarkan riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa’, dan diriwayatkan pula oleh yang lainnya dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kenabian itu pasti lenyap, sedangkan al-Mubasysyiraat akan tetap ada.” Beliau ditanya, “Apakah al-Mubasysyiraat itu?” Maka beliau bersabda, “Yakni mimpi yang benar yang dilihat oleh seseorang, atau yang diperlihatkan kepadanya.” (HR. Bukhari)

Ada mimpi yang baik dan ada pula mimpi yang buruk, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرؤيا الصالحة من الله، والحلم من الشيطان، فإذا رأى أحدكم ما يكره فلينفث عن يساره ثلاثا، وليتعوذ بالله من الشيطان ومن شر ما رأى ثلاثاً، ثم ينقلب على جنبه الآخر، فإنها لا تضره ولا يخبر بها أحداً

“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Buku Saku Adab Dan Takwil Mimpi, Penulis Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah, Penerbit Pustaka Ibnu Umar, format buku softcover, tebal buku 72 halaman, ukuran saku 10 cm x 15 cm, berat buku 100 gram, Harga Rp. 13.000,-


Kami Juga Merekomendasikan