Buku Saku Etika Seorang Muslim (Darul Haq)

Penerbit: Darul Haq


  • 9.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Saku Etika Seorang Muslim

Oleh: Lajnah Ilmiah Darul Wathan, Darul Haq

Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya, agama, dan dunianya, lapang dan kesulitannya, bangun dan tidurnya, di kala bepergian dan iqamah, makan dan minum, bahagia dan sedihnya, Tidak ada perkara kecil ataupun besar apa pun yang tidak dijelaskan oleh Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggariskan buat kita melalui ucapan dan perbuatan beliau rambu-rambu etika yang seyogyanya ditempuh oleh setiap mukmin di dalam hidupnya. Melalui kepribadiannya yang mulia, Rasulullah telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya diteladani. Maka siapa yang menghendaki kebahagiaan, hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah dan  meneladani etika beliau.

Dan karena sebagian kaum muslimin akhir-akhir ini tidak mengetahui etika-etika tersebut atau butuh untuk dingatkan kembali, maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat, dengan iringan do’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin.

Etika Berbeda Pendapat

Dewasa ini teknologi makin berkembang, karenanya akses meraup ilmu syar’i begitu mudahnya. Namun, di sisi lain, justru menjadikan sebagian orang terperangkap dalam perdebatan semu. Dan beda pendapat itu suatu hal yang lumrah, selama dalam koridor syar’i. Lalu, bagaimanakah Islam memandang etika berbeda pendapat?

Pertama, Ikhlas dan mencari yang haq serta melepaskan diri dari nafsu di saat berbeda pendapat. Juga menghindari sikap ingin tampil dan membela diri dan nafsu.

Kedua, Mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Karena Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Surat an-Nisaa’: 59)

Ketiga, Berbaik sangka kepada orang yang berbeda pendapat denganmu dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela dan menganggapnya memiliki aib.

Keempat, Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan, yaitu dengan cara menafsirkan pendapat yang keluar dari lawan atau yang dinisbatkan kepadanya dengan tafsiran yang baik.

Kelima, Berusaha sebisa mungkin untuk tidak mudah menyalahkan orang lain, kecuali setelah penelitian yang dalam dan dipikirkan secara matang.

Keenam, Berlapang dada di dalam menerima kritikan yang ditujukan kepada Anda atau catatan-catatan  (koreksian) yang dialamatkan kepada Anda.

Buku Saku Etika Seorang Muslim Penerbit Darul Haq, Buku cetak edisi softcover ukurang saku, tebal buku 11 halaman, ukuran buku 10,5 x 14,5 cm, dan dengan berat 168 gram. harga Rp. 10.000,-


Kami Juga Merekomendasikan