Buku Sifat Shalat Nabi (Pustaka Ibnu Katsir)

Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir


  • 78.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Sifat Shalat Nabi

Oleh: Syaikh Muhammad  Nashiruddin al-Albani, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir

Sehari semalam shalat yang kita persembahkan untuk-Nya dari hari ke hari, sudahkah memberikan pengaruh yang positif bagi diri Anda? Jika belum maka curigailah shalat Anda, bisa jadi ada yang kurang dengannya. Buku shalat Nabi hadir bak secercah harapan yang bersinar bagi pendamba kebenaran. Di dalamnya disebutkan dalil-dalil secara akurat, hingga menjadikan buku ini semakin berbobot kualitasnya.

Keutamaan Shalat

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ « الصَّلاَةُ لِوَقْتِهَا ». قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ « بِرُّ الْوَالِدَيْنِ ». قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ».

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan apakah yang paling afdhal?” Jawab beliau, “Shalat pada waktunya.” Lalu aku bertanya lagi, “Terus apa?” “Berbakti pada orang tua“, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.  “Lalu apa lagi”, aku bertanya kembali. “Jihad di jalan Allah“, jawab beliau. (HR. Bukhari, no. 7534 dan Muslim, no. 85)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »

“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari, no. 528 dan Muslim, no. 667)

Dalil-Dalil Tentang Posisi Ruku

Dari ‘Uqbah bin ‘Amr Anshari disebutkan,

فَلَمَّا رَكَعَ وَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ

“Ketika ruku, ia meletakkan kedua tangannya pada lututnya.” (HR. Abu Dawud, no. 863 dan Nasa’i, no. 1037. Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Abu Humaid Sa’idiy berkata mengenai cara shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata,

فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ كَفَّيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ

“Jika ruku’, beliau meletakkan dua tangannya di lututnya dan merenggangkan jari-jemarinya.” (HR. Abu Dawud, no. 731. Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Buku Sifat Shalat Nabi Pustaka Ibnu Katsir Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 291 halaman, ukuran buku 16,5 x 24 cm, dan dengan berat 550 gram. Penulis: Muhammad Nashiruddin al-Albani Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir, Harga Rp. 78.000,-


Kami Juga Merekomendasikan