Buku Sunnah-Sunah Setelah Kelahiran

Buku Sunnah-Sunah Setelah Kelahiran (Pustaka Imam Bonjol)

Penerbit: Pustaka Imam Bonjol


  • 20.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Sunnah-Sunah Setelah Kelahiran

Ada banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang dikalangan muslim yang belum mengetahui tentang sunnah-sunnah setelah kelahiran dan hal ini seharusnya diketahui oleh muslim.

Buku ini menjelaskan dalam bentuk pertanyaan dan jawaban tentang sunnah-sunnah apa saja yang harus dilakukan setelah kelahiran si bayi. Semoga buku ini bermanfaat, pemesanan hubungi CS Yufid Store.

Daftar Isi :

  1. Apakah definisi yang shahih mengenai aqiqah dan apakah dimakruhkan menyebutnya dengan aqiqah?
  2. Apakah hukum syari'i tentang nasikah atau aqiqah?
  3. Apakah waktu yang disyariatkan untuk aqiqah?
  4. Apakah ada ketetapan tentang aqiqah orang dewasa atas nama dirinya?
  5. Apakah disyariatkan berhutang untuk keperluan nasikah?
  6. Apakah disyariatkan pada kambing aqiqah?
  7. Apakah aqiqah sah dengan selain kambing?
  8. Sejauh mana kebenaran dalil-dalil yang melarangan menghancurkan tulang kambing yang disembelih untuk aqiqah?
  9. Apakah disyariatkan mengumpulkan banyak orang untuk nasikah (aqiqah) di rumah atau masjid?
  10. Apakah dalam aqiqah disyariatkan untuk disampaikan ceramah?
  11. Jika nasikah berhimpun bersama korban Idul Adhha, apakah sudah cukup dengan satu korban saja?
  12. Apa termasuk sunnah melumuri kepala bayi dengan darah kambing yang disembelih untuk aqiqah?
  13. Apakah ada dzikir khusus ketika menyembelih kambing nasikah?
  14. Apakah sah mencukupkan menyembelih seekor kambing untuk anak laki-laki?
  15. Apakah boleh selain ayah menyembelih aqiqah menggantikan posisinya untuk anaknya?
  16. Apakah yang rajih mengenai pensyariatan tahnik terhadap bayi? Dan bagaimana tata cara tahnik?
  17. Apakah mencukur bayi itu mencakup laki-laki dan perempuan?
  18. Apakah boleh memberi nama anak di selain hari ketujuh?
  19. Apakah boleh bayi dikhitan di selain hari ketujuh?
  20. Apakah disyariatkan berkhitan di selain hari ketujuh?
  21. Apakah melubangi daun telinga mencakup laki-laki dan perempuan juga seperti anak laki-laki?
  22. Apakah rambut bayi disedekahkan dalam bentuk perak atau emas?
  23. Apakah dua kambing yang disembelih untuk anak laki-laki itu disyaratkan sepadan?
  24. Jika aqiqah itu boleh pada hari ketujuh, keempat belas, dan kedua puluh satu, apakah mencukur, memberi nama, khitan, tahnik dan selainnya masuk dalam kategorinya?
  25. Apakah disyariatkan mengumandangkan adzan pada telinga kanan bayi dan iqamah pada telinga kiri bayi?
  26. Apakah disyariatkan memberikan selamat karena kelahiran anak baru?
  27. Apakah termasuk sunnah melumuri kepala bayi dengan minyak wangi atau wewangian lainnya?
  28. Apakah disyariatkan walimah (pesta) dalam khitan?
  29. Apakah disyariatkan al-lahw (hiburan) dalam khitan?
  30. Apakah disyariatkan kambing jantan untuk walimah (dan aqiqah)?
  31. Jika tahnik itu disyariatkan, apakah disyaratkan dengan kurma saja?
  32. Apakah dianjurkan tahnik, mencukur rambut, khitan, memberi nama dan menyembelih pada hari yang sama?
  33. Apakah anak diaqiqahkan jika mati sebelum hari ketujuh? Apakah anak yang keguguran diaqiqahkan?
  34. Siapakah yang lebih berhak memberi nama anak ayah atau ibu?
  35. Apakah hukum kulit nasikah (aqiqah), dan apa hukum jeroannya?
  36. Apakah boleh membuat manisan "Thamminah" dan mengkhususkannya pada hari ketujuh?
  37. Apakah boleh mengkhususkan hari ketiga dengan mengundang kaum wanita, dan hukum kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan kaum wanita pada hari ini di hari ketujuh
  38. Apakah wahm (mengidam) pada wanita itu kenyataan atau sekedar hayalan dan ilusi?
  39. Apakah hukum ludah, liur dan muntah bayi?
  40. Kaidah mengetahui nama-nama yang diharamkan atau dimakruhkan
  41. Apakah mencukur rambut pada hari ketujuh itu dilakukan dengan menggunakan pisau cukur yang tajam sehingga membuat kepalanya licin tanpa ada rambutnya, ataukah cukup mencukur dengan suatu alat yang membiarkan pangkal tempat tumbuhnya rambut? Semoga Allah memberkahi anda

Buku Sunnah-Sunah Setelah Kelahiran, Penulis Syaikh Dr. Abu Abdil Mu'iz Muhammad Ali Firkus, penerbit Pustaka Imam Bonjol, isi 92 halaman, softcover, dimensi 12,5 x 17,5 cm, berat 298 gram, Harga Rp. 20.000,-


Kami Juga Merekomendasikan