Buku Tafsir Juz Amma (Griya Ilmu)

Penerbit: Griya Ilmu


  • 100.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Tafsir Juz Amma

Oleh: Syaikh Abdullah al-Khayyath, Griya Ilmu

Terdapat fatwa yang berbunyi, “Untuk mendapatkan manfaat bagi pelajar yang lemah kecerdasannya, orang yang sudah tua umurnya dan pekerja yang sibuk, untuk memulai menghafal dari Juz ‘Amma (Juz 30) kemudian Juz Tabaarak (Juz 29), demikianlah, mereka memulai hafalan yang paling mudah dan dengan hal ini mereka membiasakan diri untuk menghafal hingga sampai pada surat surat yang panjang.” (Syaikh Abdul Qayyum as-Sahaibani)

Juz Amma bukan semata untuk dihafal bagi kaum muslimin yang lemah kecerdasannya saja, tapi semua orang dengan tingkat kecerdasannya masing-masing berhak untuk menguasai dan menghafalnya, apalagi mempelajari tafsirnya, sungguh sangat dianjurkan. Dahulu para Shahabat belum beranjak kepada hafalan baru hingga mereka benar-benar mutqin terhadap ayat yang dihafalnya sekaligus mempelajari maknanya dan diamalkan dalam kesehariannya. Ini menjadi motivasi penggugah kita, bahwa keberadaan buku-buku tafsir sudah banyak diterjemahkan, guna memudahkan di dalam memahaminya.

Mempelajari tafsir melalui lisan para guru adalah yang utama, namun bagi orang awam yang ingin mendalami tafsirnya melalui terjemahan-terjemahan terpercaya maka tidak mengapa. Asal dilihat penerjemah dan penerbitnya. Demikian nasihat secara makna dari tanya jawab bersama ustadz Arifin Badri. Adapun tafsir-tafsir yang recomended di masa ini dan sudah banyak diterjemahkan di antaranya: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa’di, Tafsir Imam al-Khayyath (beliau termasuk Imam dan Khatib Masjidil Haram plus menjabat menjadi guru pribadi Raja Salman di Kerajaan Saudi Arabia)

عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ (1) عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ (2) الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ (3) كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (4) ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ (5) أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا (6) وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا (7) وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا (8) وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا (9) وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا (10) وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا (11) وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا (12) وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا (13) وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا (14) لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا (15) وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا (16)

“Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?, Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentang ini. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?, dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan Kami jadikan malam sebagai pakaian dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan, dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh, dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari), dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat?” (Surat an-Naba’:1-6)

Faidah:

  • Kewajiban beriman kepada Hari Kebangkitan dan ancaman; berupa peringatan keras bagi orang yang mengingkari Hari Kebangkitan dan meragukannya.
  • Bukti nyata  keagungan dan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala menyebutkan beberapa nikmat-Nya yang telah Dia anugerahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk mengingatkan mereka agar senantiasa beribadah semata-mata hanya kepada-Nya dan senantiasa memanfaatkan nikmat-nikmat-Nya untuk ketaatan kepada-Nya sebagai bentuk perwujudan rasa syukur mereka kepada-Nya.

Buku Tafsir Juz 'Amma, Penulis: Syaikh Abdullah Al-Khayyath Penerbit: Griya Ilmu, Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 219 halaman, ukuran buku 16,5 x 24,5 cm, dan dengan berat 740 gram, Harga Rp. 100.000,-


Kami Juga Merekomendasikan