Buku Tafsir Muyassar 2 Jilid (Darul Haq)

Penerbit: Darul Haq


  • 340.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Tafsir Muyassar 2 Jilid 

Dr. Hikmat Basyir, Dr. Musthafa Muslim, Dr. Hazim Haidar, dan Dr. Abdul Aziz Isma’il, Darul Haq 

Buku Tafsir sekarang ini sangat mudah untuk didapatkan, berkat jasa para ulama yang menyusunnya dan para penerbit yang berkenan mencetaknya dalam jumlah yang banyak pula. Di antara buku (kitab) tafsir yang mudah adalah Tafsir Muyassar yang di susun oleh beberapa ulama. Setelah sebelumnya kita mengenal Tafsir as-Sa’dy / Tafsir as-Si’dy, karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah.

Buku yang terdiri dari 2 jilid ini disusun berdasarkan urutan per-suratnya (Jilid 1: Mulai dari Surat al-Fatihah sampai Surat Maryam) dan (Jilid 2: dimulai dari Surat Thaha sampai Surat an-Nas). Sebagaimana “tagline” di bawah judulnya Memahami al-Qur’an dengan Terjemahan dan Penafsiran Paling Mudah, semoga kita dimudahkan untuk mereguk faidah-faidah yang tersebar di dalamnya.

Bantahan Terhadap Pengakuan Ahli Kitab Tentang Rumah Ibadah yang Pertama

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (Surat Ali Imran: 96)

Tafsir: Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun untuk peribadahan kepada Allah Ta’ala di muka bumi ialah Baitullah al-Haram yang berada di negeri Makkah. Rumah ini rumah penuh berkah, di mana kebajikan dilipatgandakan di dalamnya dan limpahan rahmat turun di sana. Dan dalam menghadap kepadanya ketika shalat dan mendatanginya untuk pelaksanaan haji dan umrah terdapat kebaikan dan hidayah bagi sekalian manusia secara keseluruhan.

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (Surat Ali Imran: 97)

Tafsir: Dan pada Baitullah ini terdapat bukti-bukti nyata bahwa ia dibangun oleh tangan Ibrahim dan sesungguhnya Allah mengagungkan dan memuliakannya. Di antaranya adalah maqam Ibrahim, yaitu batu yang Ibrahim berpijak di atasnya, ketika dia dan putranya Isma’il , meninggikan pondasi-pondasi Baitullah. Siapa saja yang memasuki Baitullah ini, maka dia merasa aman terhadap jiwanya, tidak ada seorang pun yang berbuat buruk kepadanya. Dan sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas orang yang mampu dari kalangan manusia di mana pun berada untuk mendatangi Baitullah ini guna menjalankan manasik haji. Dan barangsiapa mengingkari kewajiban haji, nisacaya dia telah kafir. Dan Allah Maha Kaya tidak membutuhkannya, haji, dan amal perbuatannya serta seluruh makhluk-Nya. (Dan keterangan lebih lanjut dijelaskan dalam dua ayat berikutnya; Surat Ali Imran: 98-99)

Buku Tafsir Muyassar 2 Jilid, Penerbit Darul Haq, Penyusun Tim Ahli Tafsir, format buku hardcover, tebal buku jilid 1 960 halaman dan jilid 2 966 halaman, ukuran buku 16 cm x 24,5 cm, berat buku 3000 gram, Harga Rp. 340.000,-


Kami Juga Merekomendasikan